<Maybe Repost> Video bokep
Agen Poker BandarQ Online ituPoker .Taruhan Bola Online
.
.Texas Poker
Agen DominoQQ Ceme Online ituDewa
www.pokervovo.com .Judi Casino dan Togel Online Indonesia
. Situs Bandar Qiu Terbesar & Jamin Bayar 2015
.ww.bursabet.net
www.pokerkiukiu.com
QQDomino.net Bandar Domino QiuQiu Domino Ceme Poker Online Terpercaya Bandar Judi Casino Online
.model dewasa
jual lagu karaoke online www.jadwalfilm.com

Agen Judi Togel Online Indonesia TogelNalo Agen Togel Indonesia Online KuponNalo
Results 1 to 2 of 2

Thread: <Maybe Repost> Video bokep

  1. #1
    Korban Banci
    Bergabung
    Sep 2011
    Lokasi
    Hollywood, Florida, United States
    Posts
    27

    <Maybe Repost> Video bokep

    aku punya sepupu jauh, Dian. Suatu hari dia maen ke tempatku, ngajakin aku ke vilanya. Buat refreshing ja katanya. Diperjalanan ke vila dia nanya, "In kamu mau gak lagi ngent0t divideoin". "Ntar kesebar Di, repot lagi". "Ya enggak lah, aku rekam trus kasi copynya kekamu, kita masing2 jaga copyan kita dan jangan dikasi ke orang laen, kan gak akan kesebar". "Mangnya sapa cowoknya?" "ada anak muda penjaga vila ku, asik banget maen ma dia, mana kontolnya gede lagi, dah gitu dia kuat banget maennya. aku selalu terkapar kalo maen ma dia". "Waduh, pantes kamu sering maen ke vila ya, kok kali ini ajak2 aku?" "Kan aku pengen di videoin, jadi kamu yang rekam, ntar gantian. Kuat kok dia ngentotin kita berdua". Aku diem aja mendengar rencana vulgarnya. Mobil terus meluncur membelah jalan pedesaan menuju ke vilanya. Vilanya memang rada jauh dari jalan besar, suasananya sepi sekali karena gak berdekatan dengan penduduk lokal. "Kamu kenal tu lelaki dimana Di". "pas aku jalan2 ketemu dia, aku suka orangnya, ganteng dan atletis, tipe kamu banget deh, cuma masi muda". Dia tau kalo aku sukanya lelaki umur 40an. "Trus kamu tawarin kerjaan". "Iya, malah langsung ja aku ajak maen dikolam renang, dia napsu banget ngentotin akunya ampe teler deh aku". "Gak mo rugi banget si kamu". Dia cuma tertawa aja. Mobil brenti didepan gerbang tinggi, dia membunyikan klakson dengan kode tertentu, tak lama kemudian gerbang terbuka, nampak si anak muda dengan bertelanjang dada tersenyum menyambut kedatangan kami. "Ganteng kan, mana perutnya ada six packnya lagi, belon bawahannya lagi", katanya stengah mempromosikan si ujang, sebut ja tu lelaki begitu. "Jang, ni Iin, sodaraku". "Wah Di, asik juga ni Iin, mao bertigaan ya". Kamu tu, mikirnya kesitu aja si". "Ya kalo kamu kemari kan buat begituan ja ma aku ato ma temen kamu, kok gak bawa temen lelaki, jadi mo bertigaan ma aku ya". Karena dah biasa ngentotin Dian, ujang ngomongnya dah kaya ketemannya aja, bukan ke majikan. Ujang menyambar bodiku dengan pandangan laparnya. Memang aku cuma pake tanktop dan celpen, semuanya ketat sehingga lekak liku bodiku mengundang tatapan lapar lelaki yang melihatnya, termasuk si ujan ganteng ini. Harus kuakui selera Dian tinggi, dikampung kaya gini masi ja dapet lelaki ganteng yang perkasa kaya si ujang.
    Ujang membantu menurunkan peralatan videonya, "Ni apa Di". "Nanti aku mo bikin film, kamu maen ma Iin dulu ya, aku mo ngeshoot". "Wah jadi bintang film bokep neh aku, bisa terkenal tu nantinya". Aku diem aja mendengar obrolan vulgar mereka. Dian menset kamera videonya dideket sofa, kayanya disitu aku bakan dientotin ma ujang. Lightingnya diatur dengan pencahayaan rumah ditambah dengan sinar matahari yang masuk dari jendela, semuanya diatur supaya gak terjadi backlight sehingga muka jadi gelap waktu di shoot karena membelakangin sumber cahaya. Aku dan ujang duduk bersebelahan di sofa, begitu diberi aba-aba, kami berpelukan, ujang dengan penuh napsu melumat bibirku dan lidah kami mulai beradu. lidahnya mulai berusaha menyelinap masuk dalam bibir-ku, aku membiarkan lidahnya itu berpagutan dengan lidahku. Kami berciuman mesra, hidung kami sempat beberapa kali terantuk, sedotan dibalas sedotan, kami berciuman dahsyat hingga menimbulkan bunyi aneh sewajarnya orang berciuman hebat. Lidah kami saling bersilangan seraya berciuman itu, liur kami sudah saling tertukar. Aku menarik tangannya untuk mengapai dadaku, segera ujang menunaikan kewajibannya meremas tokedku yang masi terbungkus pakean. aku sedikit mendesah diantara ciuman kami. Dia memainkan tokedku, meremasnya, menekannya dan menggesek2kan tangannya diarea pentilku. walaupun masi tertutup pakean, kerasa banget gesekan jari Ujang dipentilku, sehingga napsuku makin berkobar saja. “Ougghhh..” aku mendesah nikmat.

    Dipeluknya tubuhku sambil berciuman, sambil menggesek pentilku. Tangannya yang memelukku itu .menyelinap diantara cdku meremas bongkahan pantatku.“Ih… kamu bandel ya,..” Aku menghentikan ciumanku, sambil tersenyum aku berdiri dihadapannya. "Lepasin semuanya dong Jang", rengekku manja. Dia tersenyum menatap wajahiku itu. Dia menjulurkan kedua tangannnya, menarik tanktopku keatas, melepaskan braku, menurunkan ritsluiting celpenku, sekaligus dengan cdnya diplorotkan kebawah. Dian dengen penuh semangat merekam semua adegan itu dari beberapa angle yang berbeda. sebentar2 dia mengclose up adegan yang menrutnya sangat merangsang, terserah dialah, yang penting aku mo menikmati perngentotanku dengan Ujang, aku dah gak mikir mo divideoin pa enggak. gundukan jembut yang tak terlalu lebat namun tertata rapi itu menimbulkan sebuah aroma. “Hehehe, gitu donk Jang,..” aku kembali dalam pelukannya dengan mengangakang. "Terusin Jang", pintaku. Tentu saja ujang tidak menyia2kan kesempatan baek ini. Dia segera memeluk aku. Dia mencium aku di bibir, balik ke kening terus turun kebalik telinganku, diispe2nya telingaku, sesekali lidahnya disisipkan di lubang telingaku. “Ahhh, ahhh Jang,..enaaaak…” Akupun gak tinggal diam, aku meraba2 dadanya yang bidang, menjepit pentilnya yang dah mengeras (sama kaya prempuan ya kalo napsu pentilnya ngaceng).

    “Sekarang giliran aku ya Jang”. Lidahku merangsang pentilnya, menjilatnya sambil menyedot-nyedotnya membuat Ujang mendesah kenikmatan, “Enak Jang?" tanyaku sambil tersenyum. Dia membalas dengan senyuman. aku meletakkan tangannya diselangkanganku, dia menggerakkan jempolnya menempel di itilku, sedangkan telunjuknya digerakan di depan bibir memekku.

    “Owhh,, Jang, Enak,.. ahhh..” memekku sudah mulai basah, dia menggerakan jemarinya makin cepat naik turun dipermukaan bibir memekku. Aku mendesis, sembari tak henti menjilati pentilnya. Ujang kemudian meremas tokedku bergantian dengan mengilik itilku. Kurasakan permukaan memekku bertambah basah, “Jang… gak tahan, jangan di depan ajah.. ahhh, Jang masukin…” pintaku. Dia menuruti kemauanku, telunjuknya mulai ditusukkan kedalam memekku. Terasa memekku mengejang kemasukan jarinya. "In baru kemasukan jari ja dah ngempot memekmu". Telujuknya masuk makin dalam, “Terus Jang, enak…” Aku terus menceracau, akhirnya telunjuknya mentok juga, sesaat didiamkan, aku tampak menarik nafas panjang, sebelum akhirnya dia menggerakan telunjuknya kluar masuk memekku. “Owwww, ahhh Jang…”, Akumenceracau, berusaha memagut bibirnya, kami berciuman mesra sementara telunjuknya terus keluar masuk menjelajahi memekku. Aku membals kenikamatan yang dia berikan, kuurai ikatan celpennya, kupelorotkannya, kuremas kontolnya yang besar dan sudah sangat keras itu. "Ih besarnya". Dia makin memacu telunjuknya keluar masuk memekku, sementara akumembalas dengan mengocok kontolnya.

    Desah nikmat kami yerdengar diantara ciuman napsu, beberapa menit kami berpacu dalam keadaan itu, hingga akhirnya tubuhku menggelinjang hebat, menggelinjang panjang disertai desahan dasyat, tubuhku mengeras, aku terhantam gelombang organsme dahsyat, membuatku tak karuan mendesah, dia merasakan memekku yang seolah menyedot telunjuknya sebelum cairan memekku merembes keluar, “Awhhhhh…Oughhh…” Aku memeluknya mesra saat Orgasme itu tiba, nafasku tersengal sengal. Aku mengambil air minum dari meja dan menenggaknya, "kamu dasar,.. hebat banget..” celetukku.
    "Bikin adegan mandi ya", Dian mengarahkan, kami segera masuk ke kamar mandi. Dian menset lighting kamar mandi dan kamera videonya, gak lama kemudian aku dan ujang mulai beraksi. Ujang mengambil sabun cair, menuangkan ketangannya dan membalurkan ke badanku, Lama sekali dia meraba2 badanku, yang pasti dia meremas gemas kedua tokedku gantian, pentilku diplintir2 sampe aku menggelinjang. Kemudian tangannya mengarah ke jembutku, digosoknya jembutku sampe berbusa, kemudian aku diminta mengangkang, dan itilku menjadi sasaran berikutnya. Napsuku sudah memuncak, sementara Dian disempitnya ruang shower berusaha mengclose up adengan tangan ujang meremasi toked dan itilku. Setelah itu aku dimintanya membelakangi ujang, menyandarkan badanku ke tembok dan mengangkangkan pahaku, dari belakang ujang menempelkan palkonnya yang sudah keras banget, perlahan digesek-gesekannya sepanjang garis memekku, terutama diitilku, aku melenguh hebat menikmati ransangan yang diberikannya, “Oughh, Jang..enyakk..” aku terus melenguh. Akhirnya dia menekan kontolnya masuk dalam memekku, tiap centimeter kontolnya melengsek masuk, “Awwwh,..Jang…ahhhh…” aku pun tak kuasa mendesah. "In, peret banget memekmu" Ujang ikutan melenguh. Dia menekan dan mendorong kontolnya masuk lebih dalam. Dia meringis merasakanremasan otot-otot memekku. Aku sendiri hanya merem melek saja, menikmati tiap detik kontolnya masuk lebih dalam, sempat mentok beberapa kali, namun dia menarik pinggulnya lagi mencari ruang agar dapat menekan kontolnya masuk lebih dalam lagi. “Ahhh, Jang,..dalem banget.. awwhhh..” rintihku, saat kontolnya akhirnya
    tertanam semua dalam memekku. Memekku yang peret terus berdenyut seolah memijat kontolnya yang berada di dalam sana. Digengamnya pinggulku sebagai tumpuan, digoyangnya kontolnya keluar masuk dalam memekku dengan kecepatan yang terus meningkat. Tokedku berguncang kesana kemari mengikuti enjotannya. bunyi tabrakan bokongku dengan selangkangannya menimbulkan bunyi yang cukup nyaring tapi kami tak perduli lagi. “Uhhh, owghhh,..ahhhh…” aku terus mendesah, sementara dia terus menyodok kontolnya sekuat tenaga. Sesekali tangannya menggapai tokedku yang menggantung dan meremasnya, membuat aku kembali melenguh erotis, lenguhanku rupanya membuat dia kian bernafsu untuk mengocok memekku, “Srettt, Srettt, Plak, Plak,..” bunyi-bunyian yang sering terdengar karena sentuhan tubuh kami, belum lagi cairan memekku yang terkadang merembes keluar melumasi kontolnya yang memungkinkan dia untuk menngenjot aku lebih cepat lagi. “Awwhh, Jang….Ahhhh..” tubuhku mengejang hebat, memekku mengejang lebih hebat lagi meremas kontolnya yang sedang mengaduk2 memekku sampe ke dasarnya, dan akupun kembali klimaks. Terasak semburan hangat cairan memekku yang menyentuh kepala kontolnya, terus membasahi batangnya hingga merembes keluar. Beberapa detik aku menutup mata dengan tubuh yang bergetar. "Oohh.. aku keluar Jang".

    Aku kemudian berjongkok dihadapannya, meraih kontolnya, kugenggam dan kuremas2. Kontolnya kujilatin, biji pelernya juga kulalap, kuisap dan kusedot2. Sesekali bijinya kutarik tarik memberikan kenikmatan sambil terus mengocok kontolnya. “Ahhh, ahhh..” dia mendesah kenikmatan sesaat kontolnya masuk kemulutku, mulai kusedot2 kontolnya, ”Aghhh..”, dia mengelinjang nikmat. Kepala kontolnya kuisap sementara tanganku aku henti mengocok batangnya. "Cut", kata Dian yang dah blingsatan merekam semua adegan penuh napsu kami berdua. "Lanjutin diranjang ya, kamu hebat banget maennya In". Ujang membantu memindahakn semua peralatan ke kamar tidur. Dian menset lighting dan letak cameranya, sementara aku dan ujang sudah berada di tempat tidur.
    Sehabis Dian memmberi aba2 untuk mulai, segera Ujang yang belon ngecret dari tadi beraksi. Dia mencium bibirku, tangannya kembali merangsang bibir memekku yang mulai basah, “Oughh, Jang…” aku mendesah. Dia menelusuri daguku, leherku sehingga aku kembali menggeliat2, sampe akhirnya mengulum pentilku. Tangan satunya digunakan untuk mengilik2 itilku sehingga aku kembali melenguh melampiaskan kenikmatan atas rangsangan yang diberikannya.

    Jemarinya sesekali disisipkan lagi dalam memekku sementara terus diciuminya toked dan pentilku. Dikunyahnya pentilku pelan, dijilatinya seluruh bagian dari tokedku, ” Ughhh, Jang..ahhhh “ aku terus melenguh yang rupanya menambah naik napsunya juga. Pinggulku bergoyang erotis menikmati rangsangan dari jarinya, memekku kian basah, aku dapat merasakan otot-otot memekku berkedut meremas telunjuknya didalam sana.“Hahhh, ahhh, hahhh..” aku mendesah dengan nafas yang memburu, “Enak Jang.”
    tak perlu komando darinya, begitu punggungku yang sempat terangkat saat organsmeku yang kesekian, langsung ditancapkannya lagi kontolnya kedalam memekku, langsung di keluar masuk kan sehingga aku kembali mendesah.

    Terus digalinya memekku beberapa menit, tak secepat tadi memang namun sekarang hanya dengan penetrasi pendek, hanya kepala kont0l dan sebagian kecil batangnya yang masuk. Ini cukup membuat aku blingsatan dan berusaha menggoyangkan pinggulku keatas, menginginkan penterasi yang lebih dalam.

    “Ahhhh, ahhhh, Ujang.. jahat ahhh..” Rengekku, namun dia tak tak perduli karena dia pengen mendapatkan kepuasan maksimal dariku, jadi dia gak mau buru-buru
    keluar. Diciuminya lagi pentilku, diremas dan ditarik-tariknya, kemudian dijilati, diisap sambil sesekali dikunyahnya. Aku langsung menggelinjang nikmat begitu lidahnya menjelajah tokedku bagian bawahnya, sementara dia teruis saja menggenjot kontolnya kluar masuk memekku. “Ughhh, Jang..ahh,..” aku terus melenguh keenakan sambil merem melek itu. Setelah dirasakannya sedikit sudah tenang dia menyodokan kontolnya dalam-dalam , kali ini dengan seluruh tenaga, aku langsung melolong dahsyat, memekku kembali mengejang, lelehan cairan memekku kembali menerpa kontolnya. tubuhku bergetar, meski tak sehebat tadi, aku kembali mencapai puncak kenikmatannya. Remasan yang seolah memijat kontolnya di dalam memekku, membuat kontolnya seketika meledak, memuncratkan peju angetnya dalam memekku. Banyak sekali, aku merasakan hantaman kecretan pejunya dalam memekku. Dia mendiamkan kontolnya dalam memekku hingga kembali mengecil dan keluar dengan sendirinya, sementara akun hanya diam menatap langit-langit menikmati yang barusan melanda tubuhku untuk kesekian kalinya. "Cut", selesailah tugas Dian merekam semua adegan mesraku dengan Ujang. Harus kuakui Ujang membari kenikmatan ke aku banget2, gak kalah seperti kalo aku maen ma om2. Sekarang giliranku merekam adegan Dian maen dengan Ujang, tentunya setelah Ujang ngaceng lagi. Dian mengajariku gimana untuk menggunakan kamera, merekam adegan2 yang napsuin dan segala macem teknik. Sebenarnya aku masi lemes tapi ya kudu aku lakukan, kan Dian tadi juga sudah merekam adeganku, sekarang gilirankulah merekam dia maen ma Ujang, kesepakatan sebelon pergi ke vila kan gitu. Dian menunjukkan video yang direkamnya, dengan kecepatan tinggi tentunya, untuk mengasi liat padaku adegan mana yang perlu di close up, gimana nge cut adegan yang panjang, mengganti agnle pengambilan gambar dan sebagainya, sambil memberikan kesempatan Ujang untuk mengambalikan staminanya. Kulihat Ujan menenggak sebotol minuman enersi (katanya si), "biar kuat maen lagi ma Dian", katanya sambil nyengir.

    "Kita maen di kolam yuk Jang", ajak Dian, dia menghilang ke kamar dan ketika keluar hanya berbikini miim. Ujang melotot melihat bodi Dian yang memang bahenol itu. Dian membantuku menset camera, lighting gak diperlukan karena memang cuaca cerah, malah panas terik. Jadi pengambilan gambar dilakukan dengan naungan payung besar yang memang tersedia disitu. Baeknya Dian memilih kursi untuk tempat maennya, kalo dikolam aku kudu ikutan nyebur. Aku males pake pakean, jadi aku telbul ja menshoot aktivitas Dian dan Ujang. Ujang berbaring sambil menikmati memek Dian yang naik ke wajahnya, sementara Dian sibuk melayani kontolnya dengan mulut dan lidahnya, posisi 69 gitu deh. Semakin dikulum kayanya kont0l Ujang semakin keras dan berdenyut, itu dilakukan sepuluh menit lamanya. Kemudian ganti adegan lagi, Dian naik ke selangakangan Ujang dan memasukkan kont0l Ujang ke memeknya. Uuugghh..!" desahnya saat kont0l itu menusuk ke dalam. Ujang juga mendesah merasakan jepitan mem3k Dian terhadap kontolnya. Liarnya goyangan Dian membuat Ujang makin seru melenguh. Tangannya dijulurkan ke atas meraih kedua toked Dian, meremasnya sambil terus menyedot pentilnya. "Ahh.. Ohh.. Jang", desah Dian sambil menggeliat-geliat. Karena dah memendam napsunya selama menshoot perngentotan aku dan Ujang, Dian cepet banget nyampenya. Setelah itu mereka ganti posisi. Kali ini Dian nungging dan Ujang menusuknya dari blakang. Sambil mengenjot, tangan Ujang mulai merayap di toked Diang yang berguncang2 seirama dengan enjotan Ujang, memilin pentilnya dan memijatinya. Aku close up adegan memilin pentil. Dian tidak bisa menahan lebih lama lagi, sesuatu yang mau meledak dalam dirinya, dia mengerang panjang saat mencapai puncak. Genjotan Ujang masih berlangsung dengan liar dan cepat. Dian menggeolkan pantatnya mengiringi enjotan Ujang. Aku berusaha mengambil gambar dari bawah sehingga nampak kont0l Ujang membor kluar masuk di mem3k Dian. "Yeeaah, gitu Jang.. Terus.. Yahh.. enjot aku sepuasmu!" desah Dian menghayati setiap enjotan kont0l Ujang. Akhirnya tubuh mereka sama2 menggelinjang diiringi erangan yang sahut-menyahut. Ujang mencabut kontolnya dari mem3k Dian dan segera Diang mengocok, menjiati dan mengisap kont0l Ujang yanga belepotan peju dan cairan memek Dian. Dian terus mengocok-ngocoknya hingga tetes terakhir, pemiliknya sampai berkelejotan dan melenguh nikmat akibat perbuatannya. Mereka akhirnya terkulai lemas, tubuh mereka sudah berkeringat, nafas pun sudah putus-putus. "Hebat juga ya Jang, bisa muasin dua cewek" pujiku. Selesai udah shooting, habis makan Dian ngajakin aku pulang padahal masih pengen seronde lagi ma Ujang. Tapi ya dia bosnya, dia yang bawa mobil, jadi aku kudu ngikut printahnya. Tidak lupa kami memberi ciuman perpisahan pada Ujang, Dian pipi kiri dan aku pipi kanan, lalu dibalasnya dengan menepuk pantat kami bersamaan. Hari itu juga, sore harinya kami membawa rekaman video ke temennya Dian untuk ditransfer dalam bentuk vcd.
  2. # ADS
    Circuit advertisement
    Bergabung
    Always
    Lokasi
    Advertising world
    Posts
    Many
    BursaBet
     

  3. #2
    Korban Banci
    Bergabung
    Sep 2013
    Lokasi
    medan
    Posts
    49
    Muantap banget gan,.

Tags for this Thread

Agen Togel Nasional Online

WIGO Bet

Agen Judi Poker Domino 99 Online

Eyang Togel

Judi Poker Domino 99 ituQQ   Agen Judi Togel Online Asli4D   Pasang iklan banner