Kita bertiga bersatupadu
Agen Poker BandarQ Online ituPoker .Taruhan Bola Online
.
.Texas Poker
Agen DominoQQ Ceme Online ituDewa
www.pokervovo.com .Judi Casino dan Togel Online Indonesia
. Situs Bandar Qiu Terbesar & Jamin Bayar 2015
.ww.bursabet.net
www.pokerkiukiu.com
QQDomino.net Bandar Domino QiuQiu Domino Ceme Poker Online Terpercaya Bandar Judi Casino Online
.model dewasa
jual lagu karaoke online www.jadwalfilm.com

Agen Judi Togel Online Indonesia TogelNalo Agen Togel Indonesia Online KuponNalo
Results 1 to 10 of 10

Thread: Kita bertiga bersatupadu

  1. #1

    Kita bertiga bersatupadu

    Cerita ini aku alami waktu berlibur di kota S bersama istriku. Saat itu aku ketemu mantanku waktu kerja di kota itu. Namanya Maya, sebut saja demikian. Aku dan istriku waktu itu menginap di hotel 'S', kami berdua sudah hampir 3 hari menginap untuk sedikit refresing dari kota J. Selama ini aku mendengar Maya hidup sendiri, dia sudah putus sama yang katanya calon suami waktu dulu dikenalkan denganku, dan dia katanya sekarang adalah biseks (moga-moga bukan begitu yang aku dengar).

    Hari keempat setelah usai makan malam, aku dan istriku mulai iseng seperti biasa suami istri saling cium, saling hisap walaupun dengan pakaian setengah telanjang, namun gairah kami berdua tidak ada habis-habisnya (maklum tiap hari pikiran ini dipenuhi pekerjaan kantor, jadi wajar kalau tiap hari waktu liburan kami senantiasa berhubungan). Kata teman-temanku aku punya libido seks yang tinggi, makanya istriku kadang-kadang tidak kuat meladeni diriku di ranjang. Tengah asyik-asyiknya kami penetrasi pintu kamar hotelku diketuk, aku langsung beranjak tanpa mempedulikan istriku yang sudah ngos-ngosan tidak karuan. Betapa terkejutnya aku waktu kubuka pintu, sesosok badan yag anggun berdiri di depanku dengan celana jeans ketat dan kaos putih ketat terawang. Aku hampir terpesona "Maya..." kataku setengah gugup. "Ayo masuk," pintaku, tanpa sadar aku sudah setengah telanjang (walau hanya memakai celana pendek waktu itu).

    Dia mengikutiku masuk ruangan hotel, istriku pun tengah rebahan dan hanya ditutup oleh selimut hotel.
    "Ini Maya, Mah kenalin," mereka pun saling berjabat tangan.
    "Oh, kalian sedang asyik yah, maaf kalo aku mengganggu?" kata Maya kemudian.
    Kami pun agak kikuk, namun Maya dengan santai pun berkata,
    "Lanjutin aja, cueklah kalian kan sudah suami istri, ayo lanjutin aja!"
    Aku dan istriku heran melihat hal itu, namun dengan sedikit kikuk tanpa aku pikirkan siapa dia, aku mulai lagi penetrasi dengan istriku (walaupun agak canggung). Kulumat bibir istriku, turun ke bawah di antara dua payudara nan indah yang kumiliki selama ini (ukurannya sih 34B) kujilat-kugigit puting susu istriku, dengan terpejam istriku mendesah, "Aaahhh... aaahhh..." dia pun tidak memperdulikan sekelilingnya juga termasuk Maya. Mulutku mulai turun ke arah di lubang kemaluan istriku dengan tangan kanan dan kiri meremas-remas kedua payudaranya. Kujilati lubang kemaluan istriku, dia pun mulai bergoyang-goyang. "Mas... itilnya... aaahhh enak... Mas... terus..." Aku sempat melirik Maya, dia pun melihat adegan kami berdua seakan-akan ingin ikut menikmatinya.

    "Mas, ayo mulai... aku... udah nggak... kuat... nih..." lalu penisku yang sudah mulai tegak berdiri mulai masuk ke lubang vagina istriku, "Bleess... sleeppp..." begitu berulang-ulang, tiba-tiba tanpa aku sadari Maya sudah melepas semua penutup tubuhnya, dia beranjak dari tempat duduk dan mendekati istriku, dilumatnya bibir mungil istriku. Edan! pikirku, namun ini memang pengalaman baru bagi kami berdua dan lebih ada variasinya. Istriku pun ternyata membalas ciuman Maya dengan bergairah, tangan Maya pun asyik memainkan puting susu istriku. Hampir satu jam aku naik-turun di tubuh istriku, dan tubuh istriku mulai mengejang "Mas... aku... ke... lu... aaagghhh..." Tubuh istriku tergeletak lemas di ranjang, Maya tahu kalau aku belum sampai puncak, ditariknya diriku agar duduk di tepi ranjang, dengan penis yang masih tegak dan basah oleh sperma istriku. Maya mulai menjilati penisku dengan bergairah, "Enak Mas cairan istrimu ini," katanya. Istriku yang melihat hal itu hanya senyum-senyum penuh arti, Maya masih dengan bergairah mengulum-ulum penisku yang panjang dan besar itu, "May, aku pengen..." Dia tahu apa yang kuminta, tanpa bertanya pada istriku Maya naik di antara kedua kaki, rupanya lubang kemaluannya sudah basah melihat adeganku dan istriku tadi.

    Lalu "Bleesss..." penisku sudah masuk ke vagina Maya. Istriku melihat itu hanya terdiam, namun kemudian dia bangkit dan mendorongku sehingga aku di posisi terlentang di ranjang. Ia mulai naik ke tubuhku dengan posisi lubang vaginanya tepat di atas kepalaku. "Jilati Mas..." pintanya manja. Aku mulai menjilati lubang kemaluan istriku dan klitorisnya yang indah itu, istriku dengan posisi itu ternyata lebih bisa menikmati dengan Maya, mereka saling berciuman dan posisi Maya pun naik-turun di atas penisku. Istriku dengan bergairah melumat kedua puting payudara indah milik Maya, setelah setengah jam tubuh Maya mengejang, "Mas... aku... mau... ke... aaahhh..." cairan panas menerpa penisku, begitu pula aku sudah ingin mencapai puncak dan tak tahan lagi spermaku tumpah di dalam lubang vagina Maya. Maya kemudian beringsut dari tempat tidur, dia berjalan ke arah tas yang ia bawa tadi, lalu mengeluarkan sebuah benda coklat panjang dengan tali melingkar, itukah yang dinakan "dildo", aku dan istriku baru tahu waktu itu.

    Maya mulai mengenakan dildonya, persis seperti laki-laki, dia berjalan ke arah istriku yang sejak tadi rebahan di sampingku. Maya mulai beraksi, dia menciumi istriku dengan bergairah, melumat puting susu istriku yang tegak, turun ke vaginanya, dijilatinya dengan puas, klitorisnya dimainkan dengan ujung lidahnya, istriku tak tahan dia mendesah-desah kenikmatan. "May... terus..." Maya kemudian melepas vagina istriku yang tadi dijilat dan digigitnya, dia naik di atas tubuh istriku, lalu tangannya membimbing dildo yang dia pakai tepat di atas lubang vagina istriku, dengan sekali tekan masuklah dildo itu, "Aauuggghh..." teriak istriku. "Enak Mas... lebih enak dari punyamu..." katanya, aku hanya tersenyum. Maya seakan bergairah sekali dalam permainan itu, seakan-akan dia seorang laki-laki yang sedang menyetubuhi wanita, istriku pun menikmatinya. Aku sudah tidak tahan melihat adegan itu, tanpa minta ijin dulu dengan posisi membelakangi Maya aku melihat warna merah indah vagina milik Maya terpampang di depanku. Dengan sekali genjot penisku sudah masuk ke lubang itu, "Bleess..." Mata Maya sampai terpejam-pejam menikmati itu.

    Setelah beberapa lama tubuh istriku tampak mengejang dan, "Ahhh... May... sayang..." Dia lemas untuk kedua kalinya. Maya tiba-tiba menahanku, sehingga aku terdiam, dia bangkit berdiri dari posisi di atas istriku, dia mendorongku ke tempat tidur, dia melepas dildonya dan naik ke tubuhku, dia mulai lagi dengan posisi seperti awal tadi, wow nikmat sekali. Istriku bangkit dari ranjang, dia iseng mengenakan dildo yang dikenakan Maya tadi, lalu berjalan membelakangi Maya, istriku melihat dengan indah pantat Maya yang putih mulus dan halus itu. Dibelainya dengan lembut, dia mendorong tubuh Maya sehingga terjerambab, dengan posisi itu kami dapat saling berciuman dengan bergairah. Istriku lalu mengambil posisi, dengan perlahan-lahan dia memasukkan dildonya di dubur Maya (dia ingin anal seks rupanya dengan Maya), dengan gerakan lembut dildo itu masuk ke dubur Maya, Maya pun berteriak, "Aagghhh sa... kit..." istriku pun berhenti sebentar, lalu dengan gerakan maju-mundur secara pelan dildo itu akhirnya lancar masuk ke dubur Maya. Mata Maya pun sampai terpejam-pejam, "Mas... aku... udah... nggakk... ku... at.. la..." kembali cairan panas menyerang penisku.

    Istriku sudah berhenti memainkan dildonya takut Maya menderita sakit. Tubuh Maya terbaring di ranjang sebelahku, istriku yang nafsunya masih menggebu langsung menyerangku, dia dengan posisi seperti Maya tadi mulai naik-turun dan tanganku pun tak ketinggalan memilin kedua puting susunya. Setelah hampir satu jam kami bergumul, akhirnya klimaks kami berdua sama-sama mengeluarkan cairan di dalam satu lubang. Istriku kemudian beringsut, dia ingin mengulum penisku yang masih tegak berdiri dan basah oleh cairan kami berdua, Maya pun tak ketinggalan ikut mengulum-ngulum penisku. Betapa nikmatnya malam ini, pikirku.

    Akhirnya kami bertiga tertidur karena kecapaian dengan senyum penuh arti semoga permainan ini dapat kami teruskan dengan didasari rasa sayang bukan karena nafsu semata di antara kami bertiga. Semoga!

    TAMAT
  2. # ADS
    Circuit advertisement
    Bergabung
    Always
    Posts
    Many
    BursaBet
     

  3. #2
    М̣̣̥̇̊м̲̣̣̥М̣̣̥̇̊M̲̣̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊@̤̥̣̈̊̇ɑ̣̣̝̇̇nnnτ̲ ̣̣̥̥̥̥τ̣̣̥α̩̩̩̩̥ά̲̣̥α̇̇̇ɑ̤̥̈̊ρ̲̣̣̥ρ̥̥
  4. #3
    kaya fiksi nihh broo
    kok istrinya mau2 aja ya
  5. #4
    Setengah Banci
    Bergabung
    Sep 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    339
    cerita fiksi btw .....nice koq......lanjut bro
  6. #5
    Korban Banci
    Bergabung
    Jul 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    19
    andaikan gw punya istri yang pengertian kayak gitu

    what a wonderful world
  7. #6
    Korban Banci
    Bergabung
    May 2012
    Lokasi
    sda
    Posts
    54
    Ikut konak ahhhh.....yesshhh....Maya...
  8. #7
    VOC terExist sempak nenek binal's Avatar
    Bergabung
    Nov 2011
    Lokasi
    di hatimu
    Posts
    19,962
    i'am coming in 2016



    makasih masbrow sudah mau berbagi

    walau fuksi tetep oke jug alah buat ngisi waktu luang

    sempak nenek binal 2012
  9. #8
    Korban Banci
    Bergabung
    Oct 2012
    Lokasi
    jakarta
    Posts
    26
    Enaknya......, muantap banget dapet 2 lobang
  10. #9
    nice gan tambah lagi
  11. #10
    Korban Banci
    Bergabung
    Oct 2016
    Lokasi
    bali
    Posts
    11
    waoww ini crita emang toppp bgt

Tags for this Thread

Agen Togel Nasional Online

WIGO Bet

Agen Judi Poker Domino 99 Online

Eyang Togel

Judi Poker Domino 99 ituQQ   Agen Judi Togel Online Asli4D   Pasang iklan banner