inilah daging asap asli Indonesia. Namanya Sei, makanan khas masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Di sini tersedia Sei Sapi yang disajikan pada hot plate untuk menjaga agar Sei tetap panas. Menurut pelayan, Sei harus dimakan panas-panas karena jika sudah tidak panas, daging akan terasa alot. Saat Sei tersaji, aroma daging asap menyeruak mengugah selera makan. Walaupun potongan daging lumayan tebal, namun sangat mudah digigit. Rasanya pun sangat sederhana namun enak.

Sei memang minim bumbu dan terasa gurih karena rasa asin dari garam. Dengan minimnya bumbu, aroma asap dan rasa daging benar-benar terkecap. Budhy menjelaskan bahwa Sei menggunakan teknik pengasapan yang merupakan warisan para leluhur. Kayu kusambi biasa dipakai untuk mengasapi Sei.

Sebagai teman makan Sei adalah Tumis Bunga Pepaya dan Tumis Toge. Bunga Pepaya memang favorit penduduk NTT. Sangat mudah menemukan makanan yang menggunakan bahan bunga pepaya di NTT. Walaupun menggunakan bunga pepaya, namun tak terasa pahit. Terkecap selintas rasa getir namun gurih berpadu apik dengan rasa pedas potongan cabai.

Lokasi ::
Rumah Makan Tanjung yang berada di Jl. Tim-tim No. 126, Kupang, Nusa Tenggara Timur.